Cara Menghitung Biaya Akta PJB (Perjanjian Jual Beli) perumahan di Palembang

Urusan jual beli memang bukan perkara sepele, apalagi jual beli barang bernilai besar seperti tanah dan bangunan. Ada banya dokumen dan persyaratan yang wajib dipenuhi agar jual beli ini terdaftar secara sah di mata hukum. Salah satu dokumen yagn harus dibuat adalah Perjanjian Jual Beli. Akta Perjanjian Jual Beli ini dibuat dengan perhitungan biaya tertentu yang sebaiknya dipahami lebih dulu baik oleh pihak penjual maupun pembeli.

Sekilas Tentang PJB dan Perhitungan Biaya Akta Perjanjian Jual Beli

Akta Perjanjian Jual Beli adalah sebuah dokumen yang biasanya dibuat jika proses jual beli belum dapat dilaksanakan sesuai yang seharusnya. PJB ini dibuat dengan Akta Notaris dan berisi perjanjian mengenai kapan dan bagaimana AJB akan dilaksanakannantinya. PJB ini bisa dibedakan menjadi 2 jenis yaitu:

  • PJB lunas

PJB ini dibuat apabila pembeli sudah membayar seluruh harga jual beli kepada pihak penjual namun pembuatan akta jual beli (AJB) belum dapat dilaksanakan. Penyebab belum bisa dilaksanakannya AJB ini bisa karena sertifikat belum selesai diurus, pajak belum dibayarkan atau alasan lainnya. Di dalam PJB lunas ini tercantum waktu AJB akan dilaksanakan lengkap dengan semua persyaratannya.

  • PJB tidak lunas

PJB ini dibuat jika pihak pembeli belum membayar lunas harga jual beli yang sudah ditetapkan. Pihak pembeli dalam hal ini baru menerima sebagian dari pembayarannya. Pada akta PJB tidak lunas ini disebutkan besaran uang muka yang dibayarkan, cara pembayaran serta rencana waktu pelunasan sisa pembayaran yang akan dilakukan. Akta ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan pembuatan AJB apabila pembayaran sudah dilunasi oleh pembeli kepada penjual.

Pada dasarnya tidak ada aturan khusus yang paten mengenai cara menghitung biaya Akta PJB (Perjanjian Jual Beli). Akta PJB ini dibuat dengan pengaturan biaya yang mirip dengan pembuatan AJB. Nominal pasti dari biaya pembuatan akta PJB ini tidak ditentukan. Besarannya bervariasi dan bisa dinegosiasikan antara pihak penjual, pembeli dan Notaris tentunya dengan persetujuan semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Guna AJB untuk proses pengajuan SHM perumahan di Palembang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *